DOKUMENTASI PRAKTIKUM JARINGAN KOMPUTER

Konfigurasi Expose Local Web Server ke Internet (NAT, Port Forwarding & DNS)

Penyusun: MUHAMAD AJI PRASTIO | Jurusan: TJKT

1. Topologi & Diagram Arsitektur Jaringan

Berikut adalah visualisasi alur komunikasi data dari jaringan publik (Internet) menuju ke Local Web Server yang berada di dalam jaringan lokal (LAN):



Gambar 1.1 - Alur Trafik Inbound/Outbound Port Forwarding & Domain Resolution

2. Penjelasan Komponen & Parameter Jaringan

Entitas / Komponen Alamat IP / Port Fungsi
Public Internet Client 203.0.113.10 Perangkat luar yang mengakses web server melalui browser.
DNS Server Resolves example.com Mengubah nama domain menjadi IP Publik Router (203.0.113.10).
Router Gateway IP Public: 203.0.113.10
IP LAN: 192.168.1.1
Menerima trafik publik dan melakukan penerusan paket (NAT/Port Forwarding).
Local Web Server 192.168.1.100 (Port 80/443) Server internal yang melayani request halaman website (HTTP/HTTPS).
Workstation / Mobile 192.168.1.101 - 102 Klien internal dalam satu segmen LAN (DHCP Client).

3. Cara Kerja Sistem (Alur Trafik Data)

  1. Domain Resolution: Klien mengakses domain example.com. DNS Server menerjemahkannya ke IP Publik 203.0.113.10.
  2. Inbound Request: Request dari internet masuk ke Router Gateway pada port web standar (Port 80 untuk HTTP atau Port 443 untuk HTTPS).
  3. NAT & Port Forwarding Rule: Router memeriksa tabel NAT. Berdasarkan aturan Port Forwarding, semua trafik yang menuju ke 203.0.113.10:80/443 diteruskan (forwarded) ke IP lokal Web Server di 192.168.1.100.
  4. Response: Web Server merespons permintaan tersebut kembali ke router, lalu router meneruskannya lagi ke klien di internet melalui IP Publik.

4. Kesimpulan Praktikum

Dengan menerapkan DNAT (Destination NAT) / Port Forwarding, server lokal yang menggunakan IP Private dapat diakses secara aman dari luar jaringan publik tanpa perlu memberikan IP Publik langsung ke komputer server tersebut.